Pengalaman magang atau praktik kerja lapangan (PKL) adalah salah satu cara untuk mempersiapkan diri kamu untuk menghadapi dunia kerja. Dengan melakukan PKL, kamu bisa memperoleh pengalaman, bertemu dengan orang-orang baru, dan memperluas jaringan. Setelah selesai melakukan PKL, kamu bisa menuliskan pengalaman kamu tersebut di CV. Berikut cara menulis pengalaman PKL di CV.
Menuliskan Tujuan PKL
Kamu bisa menuliskan tujuan kamu melakukan PKL di CV. Tujuan ini bisa berupa pengalaman baru, bekerja di suatu bidang, atau memperluas jaringan. Kamu bisa menuliskan tujuan kamu di PKL sebelum menuliskan pengalaman yang kamu dapatkan. Dengan menuliskan tujuan kamu di PKL, pihak yang membaca CV kamu bisa mengetahui bahwa kamu memiliki tujuan yang pasti saat melakukan PKL.
Menuliskan Nama Tempat PKL
Terus berikutnya, kamu bisa menuliskan nama tempat PKL. Nama tempat PKL ini bisa berupa nama perusahaan, instansi pemerintah, atau organisasi. Jangan lupa untuk menuliskan logo perusahaan atau organisasi juga. Dengan menuliskan logo ini, pihak yang membaca CV kamu bisa melihat bahwa kamu pernah bekerja di tempat tersebut. Hal ini bisa meningkatkan kesempatan kamu untuk diterima bekerja di tempat tersebut.
Menuliskan Tanggal dan Durasi PKL
Selain menuliskan nama tempat PKL, kamu juga bisa menuliskan tanggal dan durasi PKL. Tanggal dan durasi PKL ini akan menunjukkan berapa lama kamu melakukan PKL dan juga menunjukkan komitmen kamu terhadap PKL. Dengan menuliskan tanggal dan durasi PKL, pihak yang membaca CV kamu bisa melihat bahwa kamu sungguh-sungguh melakukan PKL.
Menuliskan Deskripsi PKL
Tahap selanjutnya adalah menuliskan deskripsi PKL. Deskripsi ini bisa berupa tugas-tugas yang kamu lakukan selama melakukan PKL. Misalnya, kamu melakukan PKL di perusahaan teknologi, maka kamu bisa menuliskan tugas-tugas yang kamu lakukan selama melakukan PKL di perusahaan tersebut. Dengan menuliskan deskripsi PKL ini, pihak yang membaca CV kamu bisa melihat bahwa kamu memiliki pengalaman yang relevan dengan bidang yang kamu lamar.
Menuliskan Hasil PKL
Selanjutnya, kamu juga bisa menuliskan hasil PKL. Hasil PKL ini bisa berupa proyek yang berhasil kamu selesaikan, atau juga bisa berupa keterampilan baru yang kamu dapatkan. Dengan menuliskan hasil PKL ini, pihak yang membaca CV kamu bisa tahu bahwa kamu benar-benar menghasilkan sesuatu saat melakukan PKL. Ini bisa menambah nilai plus di CV kamu.
Menuliskan Referensi PKL
Referensi PKL ini bisa berupa orang-orang yang kamu kerjakan saat melakukan PKL. Kamu bisa menuliskan nama orang-orang tersebut, jabatan mereka di tempat PKL, dan kontak mereka. Dengan menuliskan referensi PKL ini, pihak yang membaca CV kamu bisa menghubungi orang-orang tersebut untuk memastikan PKL yang kamu lakukan. Ini bisa meningkatkan nilai plus di CV kamu.
Menuliskan Keahlian Baru yang Dipelajari
Selain hasil PKL, kamu juga bisa menuliskan keahlian baru yang kamu pelajari saat melakukan PKL. Kamu bisa menuliskan keahlian baru yang kamu dapatkan di tempat PKL, misalnya keahlian menggunakan program komputer tertentu, atau keahlian menulis artikel. Dengan menuliskan keahlian baru tersebut, pihak yang membaca CV kamu bisa tahu bahwa kamu tidak hanya mencari pengalaman saja, tapi juga belajar hal-hal baru di tempat PKL.
Menuliskan Refleksi PKL
Terakhir, kamu juga bisa menuliskan refleksi PKL. Refleksi ini bisa berupa kesimpulan yang kamu dapatkan saat melakukan PKL. Misalnya, kamu menyimpulkan bahwa bekerja di tim bisa meningkatkan kualitas pekerjaan. Atau kamu juga bisa menyimpulkan bahwa komunikasi adalah kunci dalam bekerja. Dengan menuliskan refleksi ini, pihak yang membaca CV kamu bisa melihat bahwa kamu memahami dan paham tentang bekerja di tempat PKL.
Kesimpulan
Itulah cara menuliskan pengalaman PKL di CV. Dengan menuliskan pengalaman PKL di CV, kamu bisa menunjukkan bahwa kamu memiliki pengalaman yang relevan dengan bidang yang kamu lamar. Ini bisa meningkatkan kesempatan kamu untuk diterima bekerja.