Dalam dunia kerja, salah satu hal penting yang harus Anda lakukan adalah membuat surat lamaran kerja. Dapat dikatakan bahwa setiap kali Anda melamar untuk pekerjaan, Anda akan menulis surat lamaran kerja. Dengan demikian, Anda harus memahami cara penulisan UP dalam surat lamaran kerja.
UP adalah kepanjangan dari Unsur Penting. Unsur penting ini adalah bagian penting dari surat lamaran kerja yang perlu Anda perhatikan. Unsur penting ini mencakup berbagai informasi tentang diri Anda, seperti nama, tempat tinggal, pendidikan, pengalaman kerja, dan lain-lain. Menulis Unsur Penting (UP) dalam surat lamaran kerja adalah cara yang baik untuk memberi tahu pewawancara tentang diri Anda.
Bagaimana Cara Penulisan UP dalam Surat Lamaran Kerja?
1. Nama Lengkap - Anda harus menuliskan nama lengkap Anda dalam surat lamaran kerja. Ini berarti bahwa Anda harus menuliskan nama depan, nama belakang, dan tambahan (jika ada). Contohnya, Anda bisa menuliskan "Siti Nurul Aisyah".
2. Alamat Rumah - Anda juga harus menuliskan alamat rumah Anda dalam surat lamaran kerja. Anda harus menuliskan nama jalan, kota, dan kode pos. Contohnya, Anda bisa menuliskan "Jl. Surya Utama No. 2, Bandung 40121".
3. Nomor Telepon - Pastikan Anda menuliskan nomor telepon yang dapat dihubungi. Anda harus menuliskan nomor yang selalu aktif. Ini akan memudahkan pewawancara untuk menghubungi Anda jika ada pertanyaan atau informasi tambahan.
4. Pendidikan - Anda harus menuliskan rincian pendidikan Anda. Ini berarti Anda harus menuliskan nama sekolah, jurusan, dan tahun lulus. Contohnya, Anda bisa menuliskan "SMA Negeri 10 Bandung - IPA - 2018".
5. Pengalaman Kerja - Jika Anda memiliki pengalaman kerja sebelumnya, Anda harus menuliskannya dalam surat lamaran kerja Anda. Anda harus menuliskan nama perusahaan, jabatan, dan lama bekerja. Contohnya, Anda bisa menuliskan "PT ABCD - Staf Marketing - 2 tahun".
6. Referensi - Jika Anda memiliki referensi yang dapat dihubungi, Anda harus menuliskannya dalam surat lamaran kerja. Referensi ini bisa berupa orang yang pernah bekerja di perusahaan yang sama, atau teman dekat Anda. Anda harus menuliskan nama lengkap, nomor telepon, dan alamat email.
7. Keterampilan - Anda juga harus menuliskan keterampilan yang dimiliki. Ini berarti Anda harus menuliskan keterampilan yang berkaitan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Misalnya, Anda bisa menuliskan "menguasai Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dan Microsoft Office".
8. Tujuan Karier - Anda harus menuliskan tujuan karier Anda dalam surat lamaran kerja. Ini berarti Anda harus menuliskan tujuan jangka panjang Anda dalam pekerjaan. Misalnya, Anda bisa menuliskan "Ingin berkembang dan berkembang dalam bidang marketing".
9. Prestasi - Jika Anda memiliki prestasi tertentu yang berhubungan dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar, Anda harus menuliskannya dalam surat lamaran kerja. Misalnya, Anda bisa menuliskan "Juara 2 lomba desain grafis di sekolah".
10. Kata Pembuka - Setelah Anda menuliskan semua unsur penting dalam surat lamaran kerja, Anda harus menambahkan kata pembuka. Ini berarti Anda harus menuliskan kalimat pendek yang menyatakan bahwa Anda ingin bekerja di perusahaan tersebut. Contohnya, Anda bisa menuliskan "Saya ingin bergabung dengan tim Anda dan mengembangkan diri saya di perusahaan ini".
Demikianlah cara penulisan UP dalam surat lamaran kerja. Dengan mengetahui cara penulisan UP ini, Anda dapat membuat surat lamaran kerja yang lebih baik dan menarik perhatian pewawancara. Selamat mencoba!