Menulis amplop merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Saat Anda ingin mengirimkan surat, kartu ucapan, atau dokumen penting lainnya, Anda perlu menulis amplop. Tapi, tahukah Anda bagaimana cara menulis amplop dengan benar? Simak penjelasan berikut ini.
Mengerti Jenis dan Ukuran Amplop
Pertama-tama, Anda perlu memahami jenis dan ukuran amplop yang tepat untuk kebutuhan Anda. Jenis amplop yang biasa dipakai adalah jenis konvensional, seperti amplop kantor ataupun amplop surat biasa. Selain itu, ada juga amplop yang berbentuk unik dan kokoh, seperti amplop berwarna, amplop plastik, amplop kraft, ataupun amplop kantong.
Ketika memilih ukuran amplop, pastikan Anda memilih ukuran yang tepat sesuai dengan isi dari surat yang Anda kirimkan. Jika Anda mengirimkan kertas A4, Anda perlu menggunakan amplop dengan ukuran A5. Jika Anda mengirimkan surat berukuran kartu nama, Anda perlu menggunakan amplop dengan ukuran yang lebih kecil.
Mempersiapkan Alat dan Bahan
Kemudian, Anda perlu mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menulis amplop. Alat yang dibutuhkan adalah pensil, penghapus, penggaris, pena, dan selotip. Jika Anda menggunakan amplop surat biasa, Anda juga dapat mempersiapkan lem, agar amplop lebih kokoh. Bahan yang dibutuhkan adalah amplop, kertas, dan label.
Menulis Alamat Penerima
Setelah semua alat dan bahan sudah tersedia, Anda dapat mulai menulis alamat penerima di bagian depan amplop. Tuliskan alamat penerima dengan jelas, agar surat yang Anda kirimkan dapat sampai ke alamat yang tepat. Jangan lupa untuk menuliskan nama lengkap penerima dan alamatnya. Jika Anda ingin menambahkan nomor telepon atau nomor surel penerima, Anda juga dapat melakukannya.
Menulis Alamat Pengirim
Setelah menulis alamat penerima, Anda dapat melanjutkan dengan menulis alamat pengirim di bagian atas amplop. Tuliskan nama lengkap Anda, alamat, dan nomor telepon atau nomor surel Anda. Jika Anda mengirimkan surat dengan nama perusahaan, Anda dapat menuliskan nama perusahaan dan alamatnya.
Menyelipkan Isi Surat
Setelah menuliskan alamat penerima dan alamat pengirim di bagian depan amplop, Anda dapat melanjutkan dengan menyelipkan isi surat atau dokumen penting lainnya di dalam amplop. Selipkan isi surat di bagian tengah amplop. Jika isi surat berukuran kertas A4, Anda dapat menggunakan amplop dengan ukuran A5.
Menutup dan Menyelipkan Selotip
Setelah menyelipkan isi surat, Anda dapat menutup amplop. Jika Anda menggunakan amplop biasa, Anda dapat menutup amplop lalu menyelipkan selotip di bagian ujungnya. Jika Anda menggunakan amplop kokoh, Anda dapat menutup amplop lalu menempelkan lem di bagian ujungnya.
Menambahkan Label
Selanjutnya, Anda dapat menambahkan label di bagian depan amplop. Label berguna untuk memberitahu pengirim bahwa surat yang dikirimkan sudah sampai di tujuan. Label juga berguna untuk memberitahu penerima bahwa surat yang diterima berasal dari Anda. Jika Anda menggunakan label, pastikan Anda menuliskan alamat pengirim dengan jelas.
Mengirimkan Surat
Setelah menuliskan alamat penerima, alamat pengirim, menyelipkan isi surat, menutup amplop, dan menambahkan label, Anda sudah dapat mengirimkan surat. Anda dapat mengirimkan surat melalui kurir atau melalui pos. Jika Anda mengirimkan surat melalui pos, pastikan Anda menuliskan tarif pengiriman di bagian depan amplop.
Kesimpulan
Itulah cara menulis amplop dengan benar. Pastikan Anda memahami jenis dan ukuran amplop yang tepat, mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, menulis alamat penerima dan pengirim, menyelipkan isi surat, menutup amplop, dan menambahkan label. Jika Anda menggunakan pos, pastikan Anda menuliskan tarif pengiriman di bagian depan amplop.